Kunjungan ke Universitas Islam Antar Bangsa (IIUM) | www.ustsarwat.com Catatan

Kunjungan ke Universitas Islam Antar Bangsa (IIUM)
Tue, 22 Jun 2010 - 25108

Masih dalam rangkaian memenuhi undangan IMAS dan KBRI Singapora, saya meneruskan perjalanan lewat darat ke Malaysia. Dengan menumpang bus AKAPAN (singkatan tidak resmi karangan saya sendiri, dari antar kota antar propinsi dan antara negara), perjalanan melelahkan memakan waktu nyaris 7 jam. Sopir bus yang orang India 100% itu bilang, kalau bukan hari Sabtu, Ahad atau Senin, perjalanan bisa lebih cepat. Meski jarak Singapore ke Kuala Lumpur hanya 300-km dan jalannya pun tidak keluar dari TOL, ternyata perjalanan antara negara ini memang harus melewati imigrasi, periksa passport, periksa barang dan seterusnya. Maka urusan periksa-periksa ini pun cukup memakan waktu juga. Universitas Antar Bangsa Malaysia Salah satu mata tempat yang saya kunjungi dalam lawatan ke Malaysia kali ini adalah Universitas Islam Antara Bangsa, atau sering juga disebut dengan International Islamic University Malaysia (IIUM). Sebelumnya saya pernah ke Malaysia tahun 1997, tapi saat itu saya tidak sempat mampir ke kampus yang tersohor ini. Maka kali ini, dengan ditemani oleh teman lama yang kuliah di IIUM, Al-Akh Muntaha Zaim dan Al-Akh Irfan Farid (keduanya kandidat doktor di universitas tersebut), saya sempat berkunjung dan melihat dari dekat kampus kebanggan umat Islam Malaysia ini. Al-Akh Muntaha ini sejak dulu telah bersahabat dengan saya, sejak kami sama-sama satu kelas di Takmili LIPIA. Beliau kemudian meneruskan ke fakultas Syariah di Universitas Islam Madinah, sementara saya meneruskan ke fakultas Syariah di LIPIA. Sedangkan Al-Akh Irfan Farid dahulu juga teman sama-sama di Takmili LIPIA, lalu bersama Muntaha ke Madinah. Tapi Irfan tidak masuk ke fakulutas Syariah melainkan masuk ke fakultas Dakwah. Kedua orang sahabat kental saya inilah yang akhirnya membuat keinginan saya tercapai juga, yaitu kesempatan untuk melihat langsung dari dekat kampus yang dahulu pernah dipimpin oleh Dr. Anwar Ibrahim. Kunjungan ke IIUM saya lakukan dua kali, malam hari dan paginya. Malam hari saya hanya berkesempatan mengunjungi perpustakaan kampus ini. Cukup megah dan lumayan lengkap. Al-Akh Muntaha mengantarkan saya ke bagian buku dan kitab Fiqih, karena kebetulan beliau tahu bahwa minat saya di dalam ilmu fiqih. Perpustakaannya memang sangat representatif, full AC, lengkap, semua serba komputer, dan yang penting, buka sampai tengah malam. Pagi harinya, sebelum berangkat ke Genting Highlands, saya masih berkesempatan untuk sekali lagi datang lagi ke kampus yang menampung mahasiswa dari lebih 90 negara, yang mewakili hampir semua negara di dunia. Cukup dengan menumpang bus kota, kami sempat berpusing (baca:memutari) areal kampus yang luasnya mencapai 700 hektar ini. Al-Akh Muntaha menceritakan bahwa di masa awalnya dulu, kampus ini menjadi favorit generasi muda Islam dari seluruh dunia. Di masa itu, banyak para pakar dan ulama tersohor yang mengajar di universitas ini, antara lain Dr. Yusuf al-Qaradawi, Dr. Wahbah Az-zuhaily dan lainnya. IIUM terletak di sebuah lembah di daerah pedesaan dari Gombak, kira-kira 15 km bermobil dari Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia. Aksesibilitas ke Kuala Lumpur dibuat mudah bukan hanya dengan bis yang efisien dan jasa taksi, tetapi juga dekat dengan kampus sebuah stasiun kereta ringan. Suasana kampus di siang hari sangat asri, indah dikelilingi oleh bukit-bukit kapur hijau-hutan. Model bangunan kampus ini kuat mengesankan arsitektur Islami modern. Kampus IIUM tentu saja dilengkapi dengan masjid yang dapat menampung ribuan jamaah shalat. Juga terdapat dua kompleks olahraga dengan kolam renang ukuran olimpiade, sebuah perpustakaan yang lengkap, sebuah klinik kesehatan 24 jam, bank, kantor pos, asrama mahasiwa, restoran, toko buku dan toko bahan makanan. Penggunaan teknologi modern sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Kampus ini dilengkapi dengan serat optik mengkover melalui seluruh kampus, memfasilitasi komunikasi instan dari satu sudut yang jauh yang lain. Sayangnya tidak seperti LIPIA atau Universitas Islam di Saudi, kampus ini harus berbayar, mirip dengan kampus-kampus di Indonesia umumnya. Jadi teman-teman saya yang kuliah di kampus ini dan berkeluarga harus terbagi konsentrasinya, antara menyelesaikan studi dengan mencari rejeki. Banyak tokoh Islam di negeri kita yang saya kenal secara pribadi pernah kuliah di kampus ini. Misalnya Dr. Lutfi Fathullah MA, Dr. Adian Husaini, Dr. Syafi`i Antonio, termasuk juga Habib Rizieq Syihab, sang tokoh FPI itu. Menurut cerita teman-teman di kampus ini, ada sedikit perbedaan kualitas IIUM di masa lalu dengan di masa sekarang, terutama setelah `diambil alih` oleh pemerintah Malaysia. Namun secara umum, kampus ini masih menjadi favorite generasi muda dari berbagai negara sebagai tempat tujuan meneruskan study.

 

baca lainnya :


  • Saung Istiqamah KBRI Singapore : Fiqih Minoritas Sun, 20 Jun 2010 - 19505
  • Mau Dirikan Khilafah? Mulailah Dari Sekarang Tue, 8 Jun 2010 - 18159
  • Kuliah di LIPIA Sun, 6 Jun 2010 - 32770
  • Israel vs Umat Islam Sat, 5 Jun 2010 - 19118
  • Melawan Amerika Ala Jepang Sat, 13 Mar 2010 - 18201

     

     

     

  •  
    Jadwal Kajian
    « Okt 2014 »
    A S S R K J S
       1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031

    Kamis, 2 Okt 2014
    12:00-13:00

    Indosat Wisma Antara
    Jumat, 3 Okt 2014
    12:00-13:00

    United Tracktor
    United Tracktor
    Sabtu, 4 Okt 2014
    08:00-11:00

    FHI Bintaro
    08:30-10:00

    MTDU Sabtu
    Ahad, 5 Okt 2014
    05:00-06:00

    Forum Majelis Taklim dan Umara
    Senin, 6 Okt 2014
    12:00-13:00

    Pajak Pusat
    Selasa, 7 Okt 2014
    07:30-08:30

    Kanwil DPJ
    12:00-13:00

    Huawei KOKAS
    20:00-21:00

    MT. Darul Arqam
    Rabu, 8 Okt 2014
    12:00-13:00

    Indonesia Power Petamburan
    17:00-18:00

    United Tracktor
    Kamis, 9 Okt 2014
    12:00-13:00

    Telkomsel Wisma Mulia
    17:00-18:00

    Masjid Alatif Pasaraya Blok M
    Jumat, 10 Okt 2014
    12:00-13:00

    Denso
    khutbah PT. Denso Indonesia, Sunter
    Senin, 13 Okt 2014
    12:00-13:00

    Pajak Kalibata
    Selasa, 14 Okt 2014
    12:00-13:00

    Masjid Astra
    18:30-19:30

    RPI
    20:00-21:00

    MT. Darul Arqam
    Rabu, 15 Okt 2014
    12:00-13:00

    Bea Cukai Priok
    20:00-21:30

    MTDU Malam Kamis
    Kamis, 16 Okt 2014
    12:00-13:00

    MTXL
    Jumat, 17 Okt 2014
    12:00-13:00

    Four Season
    khutbah Four Season Hotel
    Sabtu, 18 Okt 2014
    07:30-11:00

    FHI Bintaro
    Ahad, 19 Okt 2014
    08:00-09:00

    Jatibening Baitul Jabbar
    Senin, 20 Okt 2014
    12:00-13:00

    KPK
    Selasa, 21 Okt 2014
    12:00-13:00

    Huawei KOKAS
    18:30-19:30

    RPI
    20:00-21:00

    MT. Darul Arqam
    Rabu, 22 Okt 2014
    12:00-13:00

    IKPT
    20:00-21:30

    MTDU Malam Kamis
    Kamis, 23 Okt 2014
    12:00-13:00

    Artajasa
    Jumat, 24 Okt 2014
    12:00-13:00

    Jak-TV
    Jak-TV
    Sabtu, 25 Okt 2014
    05:00-06:00

    Masjid Al-Musyawaroh Klp. Gading
    Senin, 27 Okt 2014
    12:00-13:00

    Masjid Astra
    12:00-13:00

    Hotel Sultan
    Selasa, 28 Okt 2014
    07:30-09:00

    Lintas Artha
    12:00-13:00

    Masjid Astra
    18:30-19:30

    RPI
    20:00-21:00

    MT. Darul Arqam
    Rabu, 29 Okt 2014
    12:00-13:00

    Pajak Tebet
    20:00-21:30

    MTDU Malam Kamis
    Kamis, 30 Okt 2014
    12:00-13:00

    BPHN
    Jumat, 31 Okt 2014
    12:00-13:00

    MTXL
    MTXL


    viewed | total 2238571 views